Diskusi Metode Penelitian

Diskusi I

Silakan diskusi dengan menjawab pertanyaan berikut ini.

1. Jelaskan pengertian dari proposal penelitian?
2. Jelaskan fungsi dari proposal penelitian
3. Bagaimana pengembangan proposal penelitian (jelaskan masing-masing tahapan dalan pengembangan proposal penelitian)
4. Berikan contoh satu rumusan masalah penelitian?
5. Jelaskan empat prinsip mata rantai pemikiran yang dibuat oleh Krathwohl (1988) ?


Diskusi II

Silakan diskusi kasus dibawah ini?

1. Apakah yang dimaksud dengan sarana berpikir ilmiah
2. Apakah esensi pentingnya proposal penelitian sebelum melakukan penelitian?
3. Mengapa proposal dapat ditolak sehingga penelitian tidak layak di lakukan?
4. Pernah saudara melakukan penelitian? jika pernah, penelitian apayang suadara lakukan dan bagaimana saudara merumuskan masalah penelitian tersebut


Diskusi III

Jawablah pertanyaan diskusi berikut ini:

1. Jelaskan mengapa kita perlu melakukan tinjauan pustakan dalam penelitian?
2. Apakah tujuan melakukan tinjauan pustaka?
3. Jelaskan sumber-sumber yang dapat digunakan dalam tinjauan pustaka? Berikan contohnya!
4. Bagaimana mencari sumber pustakan dengan mengunakan internet?
5. Bagaimana internet (teknologi informasi) dapat mendukung saudara dalam melakukan penelitian?
6. Bagaimana menyusun kerangka teori penelitian?


Diskusi IV

Silakan diskusikan:

1. Deskripsikan pengertian dasar dalam berpikir secara
ilmiah?

2. Jelaskan karakteristik dari metode ilmiah

3. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan "Note Taking" dan berikan contoh bagaimana membuat "Note Taking".
4. Jelaskan proses deduksi dan induksi ? jelaskan masing-masing disertai contoh yang relevan di bidang ekonomi, manajemen dan akuntansi.
5. Jelaskan dengan singkat, minimal 5 argumentasi subtansi
yang dapat membedakan antara jenis penelitian kuantitatif dan penelitian
kualitatif.
6. Apa sebenarnya fungsi desain riset dalam suatu penelitian yanga akan
dilakukan?

Diskusi Teori Ekonomi Mikro

Diskusi I

Setelah membaca BMP tersebut silakan diskusikan dalam forum ini beberapa kasus berikut:

1. Jelaskan perbedaan antara pendekatan kardinal dengan pendekatan ordinal?
2. Menurut saudara mana yang lebih relalistis (sesuai dengan kondisi nyata) dari kedua pendekatan tersebut?
3. Jelaskan pengertian dari garis anggaran dan ruang anggaran belanja?
4. Jika terjadi kenaikan harga (perubahan harga) dan pendapatan tetap, jelaskan perubahan yang terjadi pada garis anggaran?
5. Bagiamana garis anggaran dapat bertemu dengan kurva inderefen dan mencapai keseimbangan ?
6. Jika terjadi perubahan pendapat konsumen, sementara harga tidak berubah maka bagaiman terjadi keseimbangan konsumen yang baru?
7. Jelaskan pengertian dari kurva Engel?
8. Apakah yang dimaksud dengan elastisitas harga?
9. Berikan contoh sederhana bagaimana proses dari efek subtitusi dan pendapatan pada kasus barang normal?
10. Berikan contoh sederhana bagaimana proses dari efek subtitusi dan pendapatan pada kasus barang inferior?


Diskusi II


Untuk memperjelas dan memperdalam dan mengenai Teori Ekonomi Mikro I sebaiknya saudara membaca kembali BMP (Buku Materi Pokok) ESPA4211 Modul 3 (KB1; dan KB2 ).

Setelah membaca BMP tersebut silakan diskusikan dalam forum ini beberapa kasus dalam diskusi I.

1. Jelaskan bagaimana kurva permintaan pasar itu terbentuk?
2. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya koefisien elastisitas permintaan?
3. Jelaskan hubungan antara perubahan tingkat harga, perubahan penerimaan total dan elastisitas permintaan?


Diskusi III

Silakan diskusikan :

1. Apa perbedaan produksi jangka pendek dan jangka panjang ?
2. Jelaskan law of diminishing marginal return?
3. Jelaskan hubungan antara total produksi, rata-rata produksi dan produksi marginal


Diskusi IV

Silakan diskusikan :

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan biaya variabel dan berikan contohnya?
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan biaya tetap dan berikan contohnya?
3. Bagaimana membedakan biaya jangka panjang dan biaya jangka pendek?
4. Bagaimana gambar LAC dari fungsi produksi yang bersifat Increasing, Constant dan Decreasing Return to Scale.


Diskusi V

Bacalah Modul ESPA 4211 Teori Ekonomi Mikro I. Kemudian diskusikan:

1. Apakah kondisi yang memungkinkan timbulnya monopoli?
2. Apakah perbedaan antara pasar monopoli dengan persaingan sempurna? Jelaskan argumentasi saudara dengan mengunakan kurva.
3. Berikan contoh kasus pasar monopoli yang terjadi di Indonesia?
4. Bagaimana kesimbangan jangka pendek dalam pasar monopoli ? Jelaskan argumentasi saudara dengan mengunakan kurva.
5. Jelaskan yang dimaksud dengan diskriminasi harga dalam pasar monopoli?

Tugas Sosiologi Ekonomi

Tugas I

Pada tugas pertama, buatlah rangkuman tentang perkembangan Sosiologi Ekonomi, mulai dari teori Klasik hingga teori Modern, dikaitkan dengan kajian bidang Sosiologi Ekonomi. Waktu yang disediakan selama dua minggu setelah tugas ini diposting dalam forum tutel. Selamat bekerja.


Tugas II

Coba uraikan dengan singkat, berdasarkan teori yang telah Anda dapatkan, strategi yang bagaimana yang dilakukan oleh pengusaha-pengusaha Indonesia, khususnya golongan Usaha Kecil Menengah (UKM), dalam menyikapi diberlakukannya pasar bebas Asia? Kirimkan tugas tersebut, dalam waktu dua minggu setelah tugas ini ditampilkan, melalui forum tugas ini. Perlu diingat, nilai tugas tersebut merupakan rangkaian dari nilai tutorial online. Selamat bekerja, semoga sukses

Diskusi Sosiologi Ekonomi

Diskusi I

Forum ini merupakan tempat untuk berdiskusi. Silahkan apabila Anda mempunyai topik untuk didiskusikan dengan teman-teman Anda. Untuk mengawali diskusi, saya akan lemparkan topik tentang pemikiran yang dikemukakan oleh Keynes, bahwa peran negara merupakan penyeimbang. Apa yang dimaksud penyeimbang di sini? Silakan diskusikan dengan kelompok belajar Anda.
Selamat belajar.


Diskusi II

Selamat jumpa di forum diskusi ini. Coba Anda diskusikan dengan teman-teman Anda. Benarkah bahwa faktor tenaga kerja menduduki peranan penting dalam proses produksi pada masyarakat modern? Berikan alasan pada jawaban Anda. Selamat berdiskusi.


Diskusi III

Jika Anda telah memahami materi inisiasi 3, coba diskusikan berada di manakah masyarakat Indonesia pada umumnya? Apakah masih termasuk masyarakat tradisional, atau sudah masuk pada golongan masyarakat modern, yang antara lain bercirikan produksi massal. Jelaskan pendapat Anda.


Diskusi IV

Pelaksanaan perdagangan pasar bebas berarti perdagangan yang sudah tidak dibatasi oleh batas wilayah atau negara. Barang-barang dan jasa-jasa kita mau dipasarkan di negara mana saja, tidak masalah. Sebaliknya negara kita juga tidak dapat melarang barang-barang dari negara manapun yang masuk untuk diperdagangkan di Indonesia. Jika hal ini terjadi secara penuh, mungkinkah negara-negara berkembang, termasuk negara kita akan mendapat keuntungan dari pelaksanaan pasar bebas tersebut? Bagaimana dengan serbuan barang-barang dari Cina, seperti tekstil, elektronik, forniture, sepatu, makanan dan sebagainya?

Sosiologi Ekonomi


Modul 1 dan 2.



PERKEMBANGAN DAN KONSEP SOSIOLOGI EKONOMI



Materi inisiasi 1 ini merupakan cakupan materi modul 1 dan modul 2. Hal yang akan kita bahas meliputi perkembangan secara histories tentang Sosiologi Ekonomi, ekonomi sebagai subsistem masyarakat, dan pemahaman tentang Konsep Sosiologi Ekonomi.

Sosiologi Ekonomi didefinisikan sebagai studi tentang bagaimana cara orang atau masyarakat memenuhi kebutuhan hidup mereka terhadap barang dan jasa langka, dengan menggunakan pendekatan sosiologi.

Dari definisi tersebut, dapat diuraikan bahwa sosiologi ekonomi berhubungan dengan dua hal, yaitu:

1. Fenomena ekonomi yaitu gejala bagaimana cara orang atau masyarakat memenuhi kebutuhan hidup mereka terhadap barang dan jasa langka. Cara di sini berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, yang berkaitan dengan produksi, distribusi, transaksi, dan konsumsi barang dan jasa langka.

2. Pendekatan sosiologis, yaitu berupa kerangka acuan, variabel-variabel, dan model-model yang digunakan oleh para sosiolog dalam memahami dan menjelaskan realita sosial atau fenomena yang terjadi di masyarakat. Pendekatan yang digunakan oleh para sosiolog ini berbeda dengan yang digunakan oleh para ekonom. Hal ini terjadi karena metode dan metodologi pendekatannya berbeda.



Aspek sosiologi dalam kegiatan ekonomi telah terungkap dalam teori ekonomi klasik, seperti: pemikiran Markentalisme, mengenai hubungan kekayaan suatu negara dan hubungan antara kekayaan dan kekuasaan. Pemikiran Adam Smith, yang mengemukakan tentang lemahnya pengawaswan negara. Pemikiran Herbert Spenser tentang keharmonisan masyarakat industri, dan Pemikiran John Mynard Keynes, mengenai peran negara sebagai Penyeimbang (Equillibrator).



Max Weber, menekankan bahwa sosiologi ekonomi memperhatikan tindakan ekonomi sejauh ia mempunyai dimensi sosial dan selalu melibatkan makna serta berhubungan dengan kekuasaan. Joseph Schumpeter, membuat pembagian kerja diantara ilmu ekonomi dan sosiologi dengan memberikan batasan bahwa sosiologi ekonomi berkaitan dengan konteks institusional dari ekonomi. Berdasarkan pandangan kedua ahli ini terungkap, bahwa fokus sosiologi ekonomi pada kegiatan eknomi dan mengenai hubungan antara variabel- variabel sosiologi yang terlihat dalam konteks non-ekonomis.



Kecenderungan baru dalam ilmu ekonomi, yaitu adanya Pendekatan Ekonomi Kesejahteraan, Teori Pengambilan Keputusan, Teori Permainan, Ekonomi Granst dan Ekonomi Radikal. Dalam sosiologi juga dikenal pandangan baru seperti sosiologi industri dan sosiologi radikal yang mengkaji tentang ketimpangan, deskriminasi dan kemiskinan.



Saudara, materi inisiasi 1 ini hanya membuka wawasan Anda untuk masuk ke materi modul 1 dan 2. Oleh karena itu, diharapkan Anda tetap mempelajari materi modul secara utuh, sehingga dapat memberikan tanggapan pada tutorial online ini.

Modul 3.

PROSES EKONOMI DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGIS

Kegiatan ekonomi dalam masyarakat, secara garis besar merupakan kegiatan pokok, yaitu: kegiatan produksi (proses produksi), kegiatan konsumsi dan kegiatan distribusi, termasuk kegiatan promosi.
Timbulnya kegiatan produksi, karena adanya kebutuhan manusia untuk melakukan kegiatan konsumsi. Misalnya, petani sawah melakukan penanaman padi (memproduksi padi) karena adanya kebutuhan manusia akan makanan yang berasal dari padi. Petani di sini berperan sebagai produsen, sedangkan manusia di sini berperan sebagai konsumen, yaitu yang mengonsumsi hasil dari produksi. Agar hasil produksi mudah didapat oleh konsumen, maka perlu adanya saluran distribusi. Jadi saluran distribusi merupakan sarana untuk mempertemukan antara titik produksi dengan titik konsumsi. Peran promosi akan efektif ketika jenis barang yang diproduksi telah beragam,sehingga konsumen sudah mempunyai pilihan yang sesuai dengan keinginan, bukan sekedar memenuhi kebutuhan.
Pada masyarakat yang pola hidupnya masih sangat sederhana, kegiatan ekonomi pada umumnya hanya meliputi dua kegiatan pokok, yaitu proses produksi dan proses konsumsi.Artinya yang satu memproduksi suatu barang, kemudian yang lainnya secara langsung mengkonsumsi barang tersebut, dengan sistem pertukaran barang (barter). Semakin maju peradaban masyarakat, kebutuhan akan barang konsumsi semakin kompleks. Sehingga untuk memenuhi kebutuhannya, memerlukan kerjasama dengan masyarakat di luar lingkungannya untuk memproduksi barang yang dibutuhkan. Maka dengan demikian akan terjadi proses pertukaran barang, yang pada perkembangan selanjutnya tercipta mekanisme pasar dalam suatu masyarakat.

Dalam sebuah proses produksi membutuhkan berbagai perangkat teknis, yakni faktor-faktor produksi (Faktor modal dan sumber daya alam sebagai bahan baku). Untuk melangsungkan proses itu diperlukan tenaga kerja yang juga menjadi faktor produksi.

Benarkah bahwa faktor tenaga kerja menduduki peranan penting dalam proses produksi pada masyarakat modern? Coba diskusikan jawaban Anda dengan teman-teman yang lain?

Modul 4.

PEMBANGUNAN EKONOMI

Konsep pembangunan, identik dengan perubahan. Konsep pembangunan masyarakat diartikan sebagai proses perubahan dari kondisi masyarakat yang terbelakang menuju masyarakat yang maju dan modern. Teori modernisasi yang dikemukakan oleh Rostow, menjelaskan bahwa yang mendasari dikotomi antara masyarakat tradisional dengan masyarakat modern melalui 5 tahap pembangunan. Masyarakat tradisional merupakan masyarakat yang belum maju, yang ditandai dengan cara berpikir irrasional dan cara kerja yang tidak efisien. Hal ini merupakan ciri dari masyarakat pedesaan yang didasarkan pada usaha pertanian di negara miskin. Sedangkan masyarakat modern merupakan simbol dari kemajuan, pemikiran yang rasional, cara kerja yang efisien. Hal ini merupakan ciri dari masyarakat di negara industri maju. Secara rinci, transisi masyarakat tradisional menuju ke masyarakat modern meliputi lima tahap dalam proses perkembangan masyarakat, yaitu:
1.Masyarakat tradisional
2.Prakondisi untuk lepas landas
3.Lepas landas
4.Bergerak ke dewasaan
5.Zaman konsumsi massal yang tinggi
Rostow juga menambahkan ada tiga prasyarat yang harus dipenuhi untuk mencapai masyarakat lepas landas, yaitu:
1.Meningkatkan investasi di sektor produktif
2.Tumbuhnya sektor industri manufaktur
3.Tumbuhnya lembaga-lembaga sosial dan politik secara cepat bisa memanfaatkan berbagai dorongan gerak ekspansi dari sektor ekonomi modern. akibat yang mungkin terjadi karena adanya kekuatan-kekuatan ekonomi dari luar sebagai hasil dari lepas landas.
Rostow memakai teori modernisasi dalam mendasarkan apa yang disebut masyarakat tradisional dan masyarakat modern. Masyarakat tradisional merupakan masyarakat yang belum maju ditandai dengan cara berpikir irrasional serta cara kerja yang tidak efisien. Masyarakat modern merupakan simbol dari kemajuan, pemikiran yang rasional, cara kerja yang efisien

Modul 5.

PASAR BEBAS.
Pada tanggal 8 Desember 1994, merupakan tonggak sejarah bagi masyarakat dunia. Karena pada tanggal tersebut, telah disepakati oleh sebagian besar negara di dunia ini untuk memberlakukan perdagangan bebas dunia (World Trade Organization), atau dikenal dengan istilah WTO, yang dimulai pada tanggal 1 Januari 1995. Konsekuensi logis dari WTO ini, adalah tidak adanya proteksi terhadap barang-barang yang diperdagangkan lintas negara. Namun demikian, timbul rasa kekhawatiran dari negara-negara berkembang. Karena banyak kasus yang justru negara-negara maju yang melakukan proteksi terhadap barang-barang tertentu. Data menunjukkan bahwa pada tahun 1980-an, terdapat sekitar 1456 kasus proteksi. Sebanyak 395 kasus dilakukan oleh AS, 421 kasus dilakukan oleh Australia, 294 kasus oleh Kanada dan 271 dilakukan oleh Negara Uni Eropa, seperti Inggris, Perancis, Spanyol dll.
Sejarah sistem pasar bebas sebetulnya telah dimulai pada sekitar akhir abad ke 18 menjelang abad ke 19, ketika sistem ekonomi merkantilistik dikecam oleh berbagai pemikir fisiokrat dan Adam Smith.
Adam Smith melontarkan ide mengenai pasar bebas ketika ia menganjurkan agar negara tidak banyak ikut campur dalam urusan perekonomian perorangan. Dengan mengurangi campur tangan, dan membiarkan masyarakat mengatur perekonomian sendiri, maka negara dapat mencapai kemakmuran. Karena perekonomian perorangan akan membangun kemakmuran masyarakat.Keberlangsungan sistim ini tergantung pada dinamika pasar, yang dilatarbelakangi oleh paham inividualisme, utilitarianisme,optimalisme atau efisiensi Pareto serta asumsi laissez faire. Akan tetapi apa yang kita saksikan sekarang? Bisakah kiranya semuanya diserahkan kepada mekanisme pasar sepenuhnya? Hal ini memerlukan kajian yang mendalam.